Balai Besar POM di Jayapura Kawal Keamanan Pangan Jelang Ramadhan dan Idul Fitri 2026

27-02-2026 Jayapura Dilihat 141 kali

Jayapura - Dalam rangka menjaga stabilitas harga serta menjamin ketersediaan dan keamanan bahan kebutuhan pokok bagi masyarakat, Pemerintah Kota Jayapura bersama instansi terkait menggelar inspeksi mendadak (sidak) ke sejumlah pusat perbelanjaan. Sidak yang berlangsung pada Rabu (25/2/2026) ini dipimpin langsung oleh Wakil Wali Kota Jayapura.

Rute sidak dimulai dari Pasar Tradisional Youtefa, kemudian dilanjutkan ke Hypermart Tanah Hitam, dan berakhir di Supermarket Saga Abepura. Fokus utama kegiatan ini adalah memantau langsung kondisi harga, ketersediaan stok, serta kualitas produk pangan yang beredar di masyarakat menjelang bulan suci Ramadan dan Hari Raya Idulfitri 1447 H.

Balai Besar Pengawas Obat dan Makanan (BBPOM) di Jayapura turut ambil bagian dalam pengawasan tersebut. Hadir langsung dalam rombongan, Kepala Balai Besar POM di Jayapura, Herianto Baan, beserta tim terpadu. Petugas BBPOM di Jayapura melakukan serangkaian pemeriksaan untuk memastikan produk pangan yang dijual kepada masyarakat aman dan layak konsumsi.

Di setiap lokasi yang dikunjungi, petugas BBPOM di Jayapura secara saksama memeriksa tanggal kedaluwarsa (expired date) pada berbagai produk pangan. Mereka memastikan tidak ada produk yang sudah melewati batas konsumsi yang masih terpajang di rak penjualan.

Selain itu, petugas juga memeriksa kondisi fisik kemasan produk. Produk-produk yang mengalami kerusakan seperti kemasan penyok, kaleng yang menggembung, atau kemasan yang bocor menjadi perhatian khusus. Produk dengan kemasan rusak berpotensi terkontaminasi dan tidak layak jual. Petugas BBPOM di Jayapura mengimbau pihak pengelola ritel untuk secara rutin melakukan penyortiran guna memastikan produk dalam kondisi baik sebelum sampai ke tangan konsumen.

Selain itu, petugas juga memeriksa kondisi fisik kemasan produk. Produk-produk yang mengalami kerusakan seperti kemasan penyok, kaleng yang menggembung, atau kemasan yang bocor menjadi perhatian khusus. Produk dengan kemasan rusak berpotensi terkontaminasi dan tidak layak jual. Petugas BBPOM di Jayapura mengimbau pihak pengelola ritel untuk secara rutin melakukan sorting guna memastikan produk dalam kondisi baik sebelum sampai ke tangan konsumen.

Sarana