Keerom – Balai Besar Pengawas Obat dan Makanan (BBPOM) di Jayapura menggelar kegiatan Bimbingan Teknis (Bimtek) Komunitas Pasar Arso Kota, Kabupaten Keerom, pada Kamis (16/04/2026). Kegiatan ini merupakan bagian dari implementasi Program Pasar Pangan Aman Berbasis Komunitas (PPABK) yang diinisiasi Badan Pengawas Obat dan Makanan untuk meningkatkan kesadaran dan kemandirian masyarakat dalam menjaga keamanan pangan di pasar rakyat.
Kegiatan yang berlangsung di Ruang Pertemuan Bro Ubya Park, Distrik Arso tersebut diikuti oleh 16 peserta yang terdiri dari pedagang, pengelola pasar, serta perwakilan Dinas Perindustrian dan Perdagangan Kabupaten Keerom. Bimtek dibuka oleh Sekretaris Kampung Arso Kota, Stenly R. Nauyagir, yang mewakili Kepala Kampung yang berhalangan hadir.
Dalam pelaksanaannya, peserta mendapatkan berbagai materi penting terkait keamanan pangan, di antaranya pengenalan program PPABK, identifikasi bahan berbahaya seperti boraks dan formalin, hingga penerapan 5 kunci keamanan pangan di pasar. Selain itu, peserta juga dibekali pemahaman tentang cara memeriksa izin edar produk melalui aplikasi BPOM Mobile dan Cek KLIK.
Kegiatan ini juga mendapat dukungan penuh dari pemerintah distrik dan pengelola pasar setempat. Koordinasi lintas sektor yang dilakukan sebelum pelaksanaan menjadi salah satu faktor kelancaran kegiatan.
Secara keseluruhan, Bimtek Komunitas Pasar Arso Kota berjalan dengan baik dan interaktif. Antusiasme peserta terlihat dari aktifnya diskusi, terutama terkait cara membaca label pangan dan memahami tanggal kedaluwarsa produk.
Melalui kegiatan ini, BBPOM di Jayapura berharap tercipta budaya keamanan pangan yang kuat di tingkat komunitas pasar, sehingga masyarakat dapat memperoleh pangan yang aman, sehat, dan berkualitas.