Jayapura – Balai Besar Pengawas Obat dan Makanan (BBPOM) di Jayapura menggelar rangkaian kegiatan dalam rangka peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-80 Republik Indonesia pada Jumat (15/08/2025). Bertempat di halaman kantor BBPOM Jayapura, acara ini menghadirkan program KASBI (KAmi Siap Berbagi Informasi), inovasi SAGU EMAS PAPUA (Siap dAmpinGi UMKM tingkatkan Ekonomi MASyarakat Papua), pengobatan gratis, donor darah, serta bazar UMKM.
Kegiatan ini mendapat sambutan hangat dari masyarakat dan lintas sektor yang hadir. KASBI dikemas dalam bentuk pameran dan edukasi seputar obat, makanan, kosmetik, serta komoditi lain yang menjadi target pengawasan BPOM. Sementara itu, inovasi SAGU EMAS PAPUA menjadi wadah pendampingan bagi UMKM lokal agar dapat memperoleh izin edar BPOM, sehingga produk mereka bisa bersaing lebih luas dan meningkatkan daya saing ekonomi masyarakat Papua.
Partisipasi publik tercatat cukup tinggi: 40 orang mengikuti KASBI, 10 pelaku UMKM memperoleh pendampingan melalui SAGU EMAS PAPUA, 54 orang mendonorkan darah, serta 20 UMKM ikut serta dalam bazar produk lokal. Selain itu, layanan pengobatan gratis turut memberikan manfaat nyata bagi masyarakat yang hadir.
Salah satu pengunjung, Margareta, memberikan apresiasi atas kegiatan ini. “Sebagai ASN, saya sering kesulitan mencari waktu luang untuk memeriksakan kesehatan. Dengan adanya kegiatan ini, saya bisa ikut pemeriksaan kesehatan sekaligus pengobatan gratis. Saya juga senang ada donor darah, semoga kegiatan seperti ini bisa diadakan setiap tahun,” ungkapnya.
Kepala BBPOM di Jayapura menyatakan bahwa kegiatan ini merupakan wujud nyata sinergi antara pemerintah, lintas sektor, dan masyarakat dalam meningkatkan kesadaran akan pentingnya obat dan makanan yang aman, sekaligus mendukung pemberdayaan UMKM Papua.
Dengan semangat kemerdekaan, kegiatan HUT RI ke-80 ini diharapkan dapat memperkuat kesadaran kesehatan masyarakat, menumbuhkan semangat gotong royong, serta mendorong kemandirian ekonomi lokal melalui produk UMKM Papua yang berkualitas dan berdaya saing.