BBPOM di Jayapura Kawal Keamanan Pangan di Pasar Arso 3 dan Arso 4 Kabupaten Keerom

18-07-2025 Jayapura Dilihat 218 kali

Keerom – Dalam rangka pengawalan Program Pasar Pangan Aman Berbasis Komunitas (PPABK), Balai Besar POM di Jayapura melaksanakan kegiatan sosialisasi langsung kepada pedagang dan pengunjung pasar di Kabupaten Keerom. Kegiatan ini dilaksanakan di dua lokasi, yakni Pasar Arso 3 pada tanggal 15 Juli dan Pasar Arso 4 pada tanggal 16 Juli 2025.

Kegiatan yang dilaksanakan secara langsung di lapangan ini bertujuan untuk meningkatkan kesadaran komunitas pasar terhadap pentingnya keamanan pangan serta mendorong kemandirian komunitas pasar dalam melakukan pengawasan. Dalam pelaksanaannya, tim BBPOM di Jayapura didampingi oleh pengelola pasar setempat untuk memfasilitasi interaksi dengan para pedagang dan pengunjung.

Melalui pendekatan komunikasi, informasi, dan edukasi (KIE), petugas menyampaikan materi seputar Cek KLIK (Kemasan, Label, Izin Edar, dan Kedaluwarsa), ciri-ciri pangan yang mengandung bahan berbahaya seperti boraks, formalin, methanil yellow, dan rhodamin B, serta 5 kunci keamanan pangan di sarana peredaran. Edukasi ini disampaikan secara dialogis dan interaktif, sehingga memudahkan pemahaman bagi para pelaku usaha pasar maupun masyarakat.

Selain edukasi, kegiatan ini juga disertai dengan pengambilan kuisioner dari komunitas pasar. Kuisioner ini bertujuan untuk mengukur pemahaman dan komitmen para pelaku pasar dalam menjaga keamanan pangan, sekaligus sebagai bahan evaluasi berkelanjutan dalam mendukung keberhasilan program PPABK.

Pengelola pasar Arso 3 dan Arso 4 juga menyambut baik kegiatan ini dan menyatakan kesiapan untuk terus berkolaborasi menjaga keamanan pangan di wilayah masing-masing. “Kami harap kegiatan seperti ini terus dilanjutkan karena sangat bermanfaat bagi pedagang kami,” ungkap salah satu pengelola pasar.

Kegiatan pengawalan ini merupakan bagian dari tindak lanjut intervensi pasar yang telah dilakukan BBPOM di Jayapura sejak tahun 2024. Dengan semangat kolaboratif antara BPOM, pemerintah daerah, pengelola pasar, dan komunitas pasar, diharapkan keamanan pangan dapat terjaga secara berkelanjutan demi melindungi konsumen dan mendukung cita-cita Indonesia Sehat.

Sarana