Jayapura - Suasana hangat, kolaboratif dan penuh semangat mewarnai pertemuan antara Balai Besar POM di Jayapura dan Komando Latihan XV/Cenderawasih pada Rabu siang (28/05/2025). Bertempat di Gedung Frans Kaisiepo, Markas Ringdam XVII Cenderawasih, pertemuan ini merupakan bagian dari langkah strategis BBPOM di Jayapura dalam mendukung pelatihan Sarjana Penggerak Pembangunan Indonesia (SPPI), sebagai bentuk kontribusi nyata terhadap pelaksanaan program prioritas nasional, yaitu Makan Bergizi Gratis.
Diwakili oleh Santi Mangisu, PFM Ahli Madya, dan Gary Rantetadung, PFM Ahli Muda, tim Balai Besar POM di Jayapura disambut oleh Komandan Komando Latihan XV, M. Idris, bersama Koordinator Manajerial Pelatihan SPPI, Rudi Lazuardi. Pertemuan berlangsung hangat dan produktif, membahas secara rinci peran narasumber dari BBPOM di Jayapura dalam kegiatan mengajar SPPI yang dijadwalkan pada tanggal 27 dan 30 Juni 2025 mendatang.
Pelatihan Komprehensif untuk 531 SPPI
Kegiatan pelatihan SPPI akan diikuti oleh 531 peserta yang terbagi dalam 12 kelas kecil, dengan masing-masing kelas berisi 40 hingga 45 siswa. Seluruh ruang kelas telah ditinjau dan siap digunakan, dilengkapi fasilitas penunjang seperti meja instruktur, whiteboard, kursi, bangku peserta, serta proyektor.
BBPOM di Jayapura menyiapkan 40 orang instruktur yang akan dilibatkan aktif dalam kegiatan pelatihan ini. Materi yang akan disampaikan meliputi informasi nilai gizi pangan, penanganan Kejadian Luar Biasa keracunan pangan, penerapan Hazard Analysis and Critical Control Point (HACCP), serta tracing dan tracking dalam pengawasan keamanan pangan.
Komitmen Bersama untuk Membangun Generasi Sehat dan Cerdas
Melalui pelatihan ini, Balai Besar POM di Jayapura ingin memastikan bahwa Sarjana Penggerak memiliki pengetahuan dan keterampilan yang memadai untuk menjadi agen perubahan di tengah masyarakat. Edukasi tentang gizi seimbang dan keamanan pangan menjadi pondasi penting dalam menyukseskan program makan bergizi gratis, terutama dalam konteks penguatan sistem pangan yang berkelanjutan.
“Pelatihan ini bukan sekadar transfer pengetahuan, tetapi juga investasi jangka panjang dalam membentuk generasi yang sehat, cerdas, dan tangguh. Kami berterima kasih atas dukungan Balai Besar POM di Jayapura dalam pelatihan ini” ujar Rudi Lazuardi.
Senada dengan hal tersebut, Santi Mangisu menyampaikan bahwa Balai Besar POM di Jayapura selalu terbuka untuk berkolaborasi dengan berbagai pihak dalam mendukung program-program strategis pemerintah.
Pelatihan SPPI ini diharapkan dapat dalam memperluas literasi gizi dan keamanan pangan di masyarakat. Dengan semangat kolaboratif, Balai Besar POM di Jayapura siap mengambil peran aktif dalam membangun masyarakat Indonesia yang lebih sehat dan berdaya saing.