Jayapura – Balai Besar Pengawas Obat dan Makanan (BBPOM) di Jayapura menyelenggarakan Bimbingan Teknis (Bimtek) Antimicrobial Resistance (AMR) bagi tenaga kesehatan di fasilitas pelayanan kesehatan. Kegiatan yang berlangsung di Aula BBPOM di Jayapura ini diikuti oleh 33 peserta, terdiri atas 19 peserta luring dan 14 peserta daring dari sejumlah wilayah di Papua pada Senin (28/9/2026)
Bimtek bertujuan meningkatkan pemahaman tenaga kesehatan mengenai pengendalian AMR serta penggunaan antibiotik secara tepat dan rasional. Kegiatan menghadirkan Kepala BBPOM di Jayapura sebagai narasumber dan dilanjutkan dengan sesi diskusi serta berbagi pengalaman peserta terkait pengelolaan antibiotik di fasilitas pelayanan kesehatan.
Dalam penyampaian materi, ditekankan pentingnya pengadaan obat melalui jalur distribusi resmi serta penggunaan antibiotik sesuai resep dokter. Tenaga kefarmasian juga memiliki peran penting dalam memberikan edukasi kepada masyarakat dan berkomunikasi dengan tenaga medis apabila ditemukan ketidaksesuaian dalam penggunaan antibiotik.
Berbagai tantangan di lapangan turut menjadi bahan diskusi, salah satunya masih adanya masyarakat yang meminta antibiotik tanpa resep. Melalui komunikasi yang tepat dan edukatif, tenaga kesehatan diharapkan dapat meningkatkan pemahaman masyarakat mengenai risiko penggunaan antibiotik yang tidak tepat dengan meminimalisir resistensi terhadap Antibiotik
BBPOM di Jayapura akan terus memperkuat kolaborasi dengan tenaga kesehatan dan pemangku kepentingan dalam mendukung penggunaan antibiotik yang bijak serta upaya pencegahan dan pengendalian AMR di wilayah Papua.