Keerom - Balai Besar Pengawas Obat dan Makanan (BBPOM) di Jayapura menggelar kegiatan monitoring dan evaluasi Program Prioritas Nasional Desa Pangan Aman, Pasar Pangan Aman Berbasis Komunitas, serta Intervensi Keamanan Pangan Jajanan Anak Usia Sekolah Tahun 2024 di Kabupaten Keerom pada Rabu (06/11/2024). Kegiatan ini bertujuan memaparkan hasil program dan mengumpulkan umpan balik dari kolaborasi lintas sektor serta kader-kader keamanan pangan yang telah terbentuk, dengan harapan mendorong replikasi kegiatan oleh pemerintah daerah setempat.
Acara dibuka oleh Plh. Sekretaris Daerah Kabupaten Keerom, Stenly Moningka, yang menyampaikan apresiasi kepada BBPOM di Jayapura atas inisiatif dan kepedulian mereka dalam melaksanakan tiga program intervensi keamanan pangan di Kabupaten Keerom. "Saya berharap OPD teknis terkait melanjutkan kegiatan sesuai dengan kondisi masing-masing. Khususnya OPD pembina yang membina lokus-lokus berupa kampung, sekolah, pasar mulai merencanakan kegiatan seperti yang sudah diinisiasi ini. Supaya tetap berkelanjutan dan bahkan direplikasi," ujar Stenly.
Kepala BBPOM di Jayapura, Hermanto, optimis bahwa Kabupaten Keerom mampu bersaing dalam tahapan lomba nasional yang terkait dengan pelaksanaan program keamanan pangan. "Saya yakin tanah Papua mempunyai peluang dan kesempatan yang sama untuk bisa bersaing dalam kancah nasional," katanya dengan semangat.
Dalam sesi diskusi interaktif, banyak masukan positif dan rencana aksi yang disampaikan oleh para kader keamanan pangan. Hal ini menunjukkan komitmen dan antusiasme tinggi dari semua pihak yang terlibat untuk terus memperbaiki dan mengembangkan program keamanan pangan di Kabupaten Keerom.
Evaluasi dan monitoring seperti ini sangat penting untuk memastikan keberlanjutan dan efektivitas program-program keamanan pangan yang telah dicanangkan.