Program Reformasi Birokrasi yang dilaksanakan Badan POM RI menuntut Badan POM RI untuk meningkatkan kualitas termasuk kualitas Balai Besar / Balai POM yang tersebar diseluruh Indonesia. Untuk itu dilaksanakan assesmen kemandirian balai yang bertujuan untuk mengetahui kondisi balai yang sebenar-benarnya, dengan demikian dapat ditentukan intervensi / tindakan yang tepat terhadap kondisi tersebut sehingga balai mampu menjadi balai yang mandiri.
Assesmen kemandirian BBPOM di Jayapura dilaksanakan pada hari Kamis hingga Jum’at tanggal 18 sampai 19 Oktober 2012 dengan Drs. Bosar Pardede, Apt., M.Si. selaku Lead Auditor, Dra. Yunita Nugrahati Soedarto, Apt., MP., Kirwanto S. Farm., Apt., Dra. Loise Riani Sirait, Apt., M.Si., dan Dra. Kasmida Apt., MKM selaku Auditor. Kegiatan dibuka oleh Kepala BBPOM di Jayapura Drs. H. G. Kakerissa, Apt.
Hal-hal yang dievaluasi pada kegiatan ini antara lain mengenai penerapan QMS 9001:2008 dan ISO 17025:2005, pelaksanaan terhadap panduan mutu dan prosedur operasional baku yang dimiliki, inventarisasi sarana prasarana yang dimiliki termasuk sumber daya manusia dan lain lain yang mencerminkan kondisi balai sesungguhnya
Hasil assesmen kemandirian balai dibacakan pada exit meeting yang menghasilkan beberapa hal penting antara lain perlu dilakukan perbaikan terhadap pelaksanaan QMS 9001:2008 dan ISO 17025:2005, perlu adanya intervensi dari pusat tentang kegiatan kegiatan balai yang berhubungan dengan pusat, pemenuhan standar peralatan laboratorium. Dari hasil ini diharapkan adanya komitmen untuk melaksanakan Quality Management System (QMS), continuous improvement dan target kemandirian balai di tahun 2014 dapat tercapai.
BBPOM di Jayapura