Melalui Bimtek Kader, BBPOM di Jayapura Mencetak Kader Keamanan Pangan Sekolah

05-05-2025 Jayapura Dilihat 222 kali

Kertosari - Dalam upaya mendukung Program Prioritas Nasional “Pangan Jajanan Anak Usia Sekolah (PJAS)”, Balai Besar POM di Jayapura menyelenggarakan Bimbingan Teknis (Bimtek) Keamanan Pangan untuk Kader Keamanan Pangan Sekolah di Kabupaten Jayapura. Kegiatan ini berlangsung pada Senin (29/4/2025) bertempat di aula SD Al-Hilal Yapis Sabron Sari.

Sebanyak 24 peserta yang terdiri dari kepala sekolah, guru, dan komite sekolah dari delapan satuan pendidikan mengikuti bimtek ini. Sekolah yang terlibat meliputi SD Al Hilal Yapis Sabron Sari, SD YPK Waibron, SD Negeri Inpres Depapre, SMP Satap Sabron Sari, SMP Negeri 3 Dosay, SMP Negeri 1 Depapre, SMA Negeri 2 Maribu, dan SMK Negeri 3 Depapre.

Kegiatan ini bertujuan untuk:

  1. Mencetak Kader Keamanan Pangan Sekolah dari komunitas sekolah,
  2. Mensosialisasikan materi keamanan pangan jajanan anak sekolah, termasuk penyesuaian di era new normal, serta
  3. Meningkatkan pemahaman kader dalam melakukan intervensi keamanan pangan secara mandiri di lingkungan sekolah.

Materi yang disampaikan meliputi kebijakan keamanan pangan PJAS, peran kader dalam intervensi keamanan pangan sekolah, serta pemutaran video edukatif “Kunci Mengolah Pangan, Nutrisi Seimbang untuk SDM Unggul”. Narasumber berasal dari bidang Informasi dan Komunikasi (INFOKOM) BBPOM di Jayapura.

Setiap peserta yang mengikuti bimtek dinyatakan sebagai Kader Keamanan Pangan Sekolah dan memperoleh sertifikat resmi dari BBPOM di Jayapura. Kader ini diharapkan dapat menjadi motor penggerak perubahan di lingkungan sekolah masing-masing, khususnya dalam menciptakan kantin yang bersih, sehat, dan aman dari jajanan yang berisiko bagi kesehatan anak.

Balai Besar POM di Jayapura berharap pelaksanaan bimtek ini dapat meningkatkan kesadaran dan kemandirian komunitas sekolah dalam menjaga keamanan pangan, sekaligus mendukung terwujudnya generasi penerus yang sehat, cerdas, dan berdaya saing.

"Jadilah pintar dan makanlah dengan cerdas," menjadi pesan kunci yang ditanamkan kepada seluruh peserta untuk diteruskan kepada anak-anak didik di sekolah mereka.

Sarana