Jayapura – Bertempat di ruang rapat Kepala Balai Besar POM, rapat Agen Perubahan Balai Besar POM di Jayapura berlangsung dengan penuh semangat dan diskusi konstruktif pada Selasa (11/02/2025). Rapat dibuka oleh Kepala Balai Besar POM di Jayapura, Hermanto, yang menyampaikan arahan terkait tugas dan fungsi Agen Perubahan serta rencana aksi untuk mendukung implementasi reformasi birokrasi di lingkungan BBPOM di Jayapura. Hermanto, selaku Pemimpin Perubahan, juga menekankan pentingnya upaya bersama dalam mewujudkan reformasi birokrasi yang efisien, transparan, dan akuntabel. Ia mengingatkan bahwa kolaborasi yang solid antar seluruh anggota tim Agen Perubahan akan menjadi kunci sukses dalam mencapai tujuan tersebut.
Dalam kesempatan tersebut, Koordinator Agen Perubahan, Gary Rantetadung, mempresentasikan 14 (empat belas) rencana aksi kegiatan yang telah disusun oleh tim Agen Perubahan untuk tahun 2025. Rencana aksi kegiatan tersebut berfokus pada empat pilar utama, yaitu: dukungan kepada UMKM lokal di bidang produksi obat dan makanan, peningkatan layanan publik, perkuatan internalisasi nilai-nilai Ber-AKHLAK dan digitalisasi untuk efisiensi kinerja organisasi. Ia menyampaikan pula bahwa rencana aksi kegiatan agen perubahan disusun dengan memperhatikan kaitannya dengan masing-masing area reformasi birokrasi, sebagai berikut:
- Area manajemen perubahan, rencana aksi kegiatan : Buletin RB, RB Bertanya, Kata-Kata Hari Ini, dan Matoa
- Area tata laksana, rencana aksi kegiatan : Teman BMN
- Area pelayanan publik, rencana aksi kegiatan : Sagu Emas Papua, Nutrisi, Pinang Sirih
- Area penataan sumber daya manusia : Koteka, Jubi, Refuelling, dan Barapen
- Area pengawasan, rencana aksi kegiatan : Lapor Pace
- Area akuntabilitas, rencana aksi kegiatan : Puncak Jaya
Rapat dilanjutkan dengan diskusi, di mana para peserta memberikan masukan dan saran untuk memperbaiki rencana aksi yang telah dipresentasikan. Pada akhir rapat, pemimpin perubahan kembali menegaskan bahwa keberhasilan pelaksanaan rencana aksi kegiatan sangat bergantung pada kerja sama tim yang solid dan komitmen yang kuat dari setiap individu.
Nurjaya Kadir, selaku Sekretaris Tim Reformasi Birokrasi, juga menambahkan bahwa inovasi yang terus berkembang perlu melibatkan partisipasi aktif dari semua pihak. Agen Perubahan sebagai katalisator dan mediator mengajak semua pegawai BBPOM di Jayapura untuk mengambil bagian dalam rencana aksi kegiatan tersebut. Ia mengingatkan bahwa perubahan yang berkelanjutan hanya dapat terwujud apabila seluruh komponen organisasi bekerja sama dengan baik.
Dengan komitmen dan semangat kebersamaan, tim Agen Perubahan optimis dapat mendukung pelaksanaan reformasi birokrasi di Balai Besar POM di Jayapura dan memberikan manfaat bagi masyarakat Papua.