Cegah Resistensi Antibiotik, BBPOM di Jayapura dan Dinkes Kab. Kepulauan Yapen Edukasi Masyarakat Bijak Gunakan Antibiotik

24-07-2026 Jayapura Dilihat 78 kali

Serui - Balai Besar Pengawas Obat dan Makanan (BBPOM) di Jayapura bersama Dinas Kesehatan Kabupaten Kepulauan Yapen bersinergi dalam mengedukasi masyarakat terkait Penggunaan Obat Antibitik secara bijak. Langkah ini diwujudkan pada dialog interaktif yang disiarkan secara langsung melalui RRI Serui pada Rabu, (22/7/2026) guna meningkatkan pengetahuan dan membangun kesadaran masyarakat.

Kepala Balai Besar Pengawasan Obat dan Makanan di Jayapura Herianto Baan mengatakan bahwa masyarakat cenderung membeli obat secara bebas di apotik untuk di komsumi tanpa melalui pemeriksaan terlebih dahulu. ”Prosedur yang benar adalah seseorang melalui pemeriksaan terlebih dahulu setelah diperoleh hasil pemeriksaannya dan bila terdapat penyakit, maka dokter memberikan resep untuk mendapatkan obat antibiotik,"ujar Herianto.

Sementara itu, Kepala Dinas Kesehatan Kepulauan Yapen, Karolis Tanawani, menyoroti kesalahan penggunaan Obat Antibiotik yang menimbulkan dampak buruk dalam tubuh seperti Resistensi Antimiktoba (AMR) yang merupakan kondisi saat mikroorganisme seperti bakteri, virus, jamur dan parasit menjadi kebal terhadap obat-obatan antimikroba yang seharusnya membunuh atau menghambat pertumbuhannya. Jika ini terus dibiarkan, pengobatan penyakit infeksi akan semakin sulit, biaya kesehatan meningkat dan risiko kematian bertambah.

Melalui kegiatan edukasi ini, BBPOM di Jayapura dan Dinas Kesehatan Kab. Kepulauan Yapen berharap agar resistensi antibiotik di tanah Papua dapat di cegah. Kepedulian masyarakat dalam mematuhi aturan penggunaan obat antibiotik menjadi kunci utama demi menjaga efektivitas antibiotik bagi generasi masa depan.

Sarana